Amadea K. Nastiti


just an exquisite cat lady around

Kanker Kolon dan Kemoterapi

Kanker Kolon dan Kemoterapi - Kanker adalah pembelahan sel yang tidak terkendali menyebabkan masalah bagi tubuh. Kanker usus besar adalah kanker yang melibatkan usus besar. Karies pengobatan sesuai dengan tahapan. Beberapa contoh intervensi bedah awal dengan kombinasi radiasi dan kemoterapi memberikan pasien hidup lebih lama. Oleh karena itu kadang-kadang kemoterapi kanker usus sangat penting dan mungkin bisa menjadi solusi. Kemoterapi jika tidak dianggap sebagai perlakuan kimia mana obat yang diberikan untuk menangkap atau menghentikan sel-sel dari peningkatan dan dengan demikian menangkap kanker. Obat ini dapat memicu rambut jatuh dan ini akan segera berbalik menjadi akar rambut kita tumbuh dalam beberapa bulan. Kemoterapi biasanya diambil untuk tahap 2, fase 3, dan stadium 4 kanker usus.

Kanker Kolon dan Kemoterapi

Kanker Kolon dan Kemoterapi

Sebuah Onkologi adalah dokter-satunya yang akan mengelola kemoterapi. Dia secara pribadi akan mengawasi setiap pasien karena harus diberikan dengan cara tertentu. Beberapa obat tidak boleh terkena cahaya dan obat seharusnya ditutupi dengan kertas karbon untuk mengelola, dan pasien umumnya disimpan di ruangan gelap. Karena obat-obat ini pasien akan memiliki muntah sehingga akan lebih baik untuk mengisolasi maka karena akan mudah tersinggung bagi pasien menjalani kemoterapi.

Avastin adalah obat biasanya diberikan dengan semua obat lain untuk kanker. Adrucil mengganggu kemajuan sel kanker. Camptostar, Eloxatin, Erbitux, leucovorin, Vectibix dan Xeloda digunakan untuk memerangi sel-sel kanker. Kombinasi tersebut akan diputuskan oleh oncologist. Kursus ini dapat bervariasi dan mungkin ada banyak duduk downs. Kemoterapi akan dilakukan beberapa bulan jauh dari setiap duduk. Hal ini dilakukan untuk obat untuk bertindak atas sel-sel kanker, serta memberikan waktu bagi pasien untuk menutup sumurnya menjadi untuk duduk berikutnya.

Bagus sekali untuk berjuang bagi pasien untuk menjalani terapi ini dan itu hanya tidak kemoterapi, tetapi campuran dari operasi dan radiasi sehingga pasien pasti membutuhkan dukungan dan pertimbangan dan kesabaran. Waktu mengerikan mengerikan dan pasien biasanya sangat usang karena efek samping. Ada banyak kelelahan dan kelelahan. Beberapa efek samping yang mungkin berat menyebabkan pasien muntah dan memiliki gejala seperti flu. Mereka harus disediakan dengan setiap jenis kenyamanan dan pasien. Anda perlu untuk membantu mereka dalam setiap cara yang Anda bisa. Apakah itu naik mobil, membantu untuk kamar mandi, atau bahkan dengan membayar tagihan. Kanker Kolon dan Kemoterapi - By Brian P Morse


1. Jessica

pada : 08 October 2013

"saya ingin bertanya , mama saya di nyatakan mengidap cancer colon stadium lanjut , dia sempat di operasi krn tdk tahan merasakan sakit , namun stlh operasi CEA ( tumors marker ) semakin tinggi , lalu kami memutuskan membawa mama ke malaysia utk berobat, di sana kami menemui dktr spesialis cancer, mama dianjurkan menerima kemo 3x . yaitu 3 minggu sekali . slh menjalani kemo pertama mama diberikan infus eloxatin dan xeloda sbgai obat yg di bw plg , 3 minggu berikutnya kami dtg kembali ke utk melakukan kemo ke2 , tetapi hasil CEA semakin naik, dktr mengatakn itu hal biasa pd efek pertama kemo, lalu dktr menyarankan dgn kemo ke2 ini diberikan obat tambahan yaitu avastin . bagaimana masukan atau tanggapan yg dpt anda berikan ? mohon balasan nya . thx a lot ."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :