Amadea K. Nastiti


just an exquisite cat lady around

Ujian Akhir Semester Komputasi Biomedis 2

Atas nama Sang Pencipta Jagat Raya, saya mengerjakan artikel ini dengan jujur.

Artikel ini merupakan jawaban dari soal ujian akhir semester mata kuliah komputasi biomedis, yaitu mengubah data image menjadi data numerik/digital dan analisanya

Data image yang digunakan merupakan data rekaman elektrokardiograf, dimana dari hasil rekaman ini diketahui fungsi kerja jantung berdasarkan sinyal elektris jantung. Data perekaman ini dapat mengindikasikan beragam jenis penyakit, diantaranya merupakan kardiomiopati. Kardiomiopati merupakan kelainan otot jantung yang mengindikasikan adanya penebalan maupun penipisan otot jantung, dimana kardiomiopati sendiri terbagi menjadi tiga macam. Berikut merupakan citra EKG normal:

http://www.proprofs.com/flashcards/upload/a1805664.gif

Citra akan dibuat dalam bentuk digital dengan menggunakan scanner lalu akan menjadi input pada komputer. Secara garis besar citra akan diolah dengan menghilangkan noise- noise yang masih ada (pre-processing). Preprocessing merupakan proses yang dilakukan untuk memperbaiki kualitas gambar dengan melakukan teknik-teknik pengolahan citra digital. Pada proses pre- processing ini juga input citra true color di ubah menjadi grayscale. Sehingga tidak ada unsur warna dalam citra, citra yang akan diolah berwarna hitam putih.

Thresholding atau proses pengambangan akan menghasilkan citra biner, yaitu citra yang memiliki dua nilai tingkat keabuan yaitu hitam dan putih. Secara umum proses pengambangan citra grayscale untuk menghasilkan citra biner sebagai berikut:

Dengan g(x,y) adalah citra biner dari citra grayscale f(x,y), dan T menyatakan nilai ambang. Lalu dilakukan proses segmentasi, proses ini merupakan tahapan pemisahan grafik dengan latar belakangnya. Dengan menggunakan operasi titik masing- masing pixel dalam citra akan di scan, dideteksi intensitasnya dan dipetakan ke dalam nilai 0 atau 1 berdasarkan nilai threshold yang ditentukan secara otomatis dalam program dengan melakukan scanning secara horizontal maupun vertikal. Jika pada proses scanning di temukan perubahan intensitas secara mendadak dan memiliki nilai intensitas yang lebih kecil dari lingkungannya maka pixel tersebut dianggap sebagi objek dan di beri nilai 1, sedangkan pixel yang lainnya diberi nilai 0.

Saat dilakukan pre- processing citra diubah menjadi citra grayscale. Sehingga tidak ada unsur warna dalam citra, citra yang akan diolah berwarna hitam putih. Lalu latar dari citra tersebut akan dihilangkan dengan segmentasi seperti terlihat pada Gambar 3.4. Setelah mendapatkan pola sinyal tanpa background lalu citra tersebut akan di tresholding sehingga menjadi citra biner yang hanya mempunyai dua intensitas yaitu 0 atau 1.

Kemudian dilakukan feature extraction digunakan untuk menentukan pola elektrokardiogram yang mengidentifikasikan jantung normal dan jantung tidak normal.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   ">